• 2958 mdpL

    Puncak G. Gede

    Gunung Gede termasuk Taman Nasional yang di lindungi, Gunung ini berada di daerah perbatasan Bogor dan Sukabumi.

  • Mapares

    Mahasiswa Pecinta Alam Respati

    Organisasi ini yang melahirkan saya menjadi pecinta alam.

  • Water Rescue

    Water Rescue

    Bermain Air sambil mencuri ilmu dengan materi Pelatihan Water Rescue.

  • Kaki gunung merbabu

    Kaki Gunung Merbabu

    Betapa kecilnya diri ini melihat kuasa Allah dengan ditanamkan Gunung yang tinggi dan kokoh.

  • Surya Kencana

    Adventure

    Pecinta Keindahan di ketinggian, pokoknya tentang alam gua demen banget.

  • Rinjani

    Gunung Rinjani

    Pendakian menuju puncak dewi rinjani Lombok NTB, 3726 mdpL.

Beginilah Tingkah Laku Mahasiswa Baru

0 komentar
Ujian Akhir Nasional telah selesai, siswa kelas 12 yang sekarangpun belum hilang rasa senangnya dari kelulusan SMA dan mereka sedang memikirkan masa depan yang cerah. "Mau ngapain yaa setelah lulus ini ?", pikir siswa yang telah lulus. Kampus - kampus negeri dan kampus swasta di seluruh Indonesia telah siap menerima calon penerus bangsa (sebut saja begitu).  Ketika jalur yang dipilih siswa adalah kuliah, maka jalur itu adalah salah satu jalur paling baik dari puluhan jalur lain menuju sukses. mungkin ada yang ngambil jalur kerja, usaha, nganggur atau ada juga yang langsung sebar undangan pernikahan. mudahan saja kamu ambil jalur yang paling baik yaaah.

Baiklah sekarang kita akan bahas jalur kuliah judulnya tingkah laku mahasiswa baru, 

1. Selalu Rapi

Mahasiswa baru atau mahasiswa yang baru pertama kuliah ketika itu sangat senang, iya senang sudah bisa duduk dibangku kuliah. sebelum kuliah pasti kita pernah melihat mahasiswa di TV yang identik keren, pakain rapi plus wangi kaya baru abis di Loundry kiloan. naah mungkin itu asal muasal sugest yang dibawa oleh mahasiswa di kehidupan nyata. mungkin semester pertama pakaian rapi, baju di dikancing, rambut disisir rapi, sepatu baru, dan minyak wangi yang tidak pernah ketinggalan.


2. Nenteng - Nenteng Buku


Gua enggak tau apa alasan beberapa mahasiswa yang baru masuk kuliah nenteng - nenteng buku. Fungsi tas untuk mahasiswa adalah untuk membawa beberapa barang seperti buku, laptop, dan alat tulis, tapi kenapa masih banyak yang tidak menggunakan tas sebagai mestinya. Mungkin saja ketika ada anak muda yang bawa - bawa buku sambil ditenteng disitulah  mereka ingin terlihat seperti mahasiswa.






3. Bikin Arisan Bareng Teman Sekelas



Arisan adalah cara paling aman dan bermanfaat untuk mengumpulkan teman - teman sekelas antara perempuan dan laki - laki. karena urusannya duit maka tanpa dipanggil pasti mereka akan datang dan berkumpul untuk melihat siapa yang namanya keluar.
Acara arisan seperti ini tidak akan bertahan lama, dari pengalaman saya acara seperti ini hanya berjalan di semester satu.



4. Nentuin Jadwal Jalan / Liburan Bareng Teman Sekelas


Jalan - jalan menjadi tujuan utama ketika penat dalam satu semester kuliah, berdasarkan pengalaman saya dan teman-teman di kampus hal yang sering di lakukan mahasiswa baru adalah ngajakin ngumpul dan jalan - jalan keluar kota / liburan bareng satu kelas. Ide ini pasti selalu datang dari mahasiswa non kutu buku hehehe, kalo mereka yang rajin belajar atau kutu buku jalannya ke perpustakaan bukan liburan.

5. Jalannya rame - rame



Read more

Sekilas Tentang Urindo Mengajar

2 komentar

Pendidikan pada hakikatnya merupakan suatu upaya mewariskan nilai, yang akan menjadi penolong dan penuntun umat manusia dalam menjalani hidup, dan sekaligus untuk memperbaiki nasip dari peradapan manusia. Tanpa pendidikan, maka diyakini bahwa manusia sekarang tidak berbeda dengan generasi manusia masa lampau, yang dibandingkan dengan manusia sekarang, telah sangat tertinggal baik kualitas kehidupan maupun proses-proses merancang masa depannya. Secara kasar dapat dikatakan bahwa maju mundurnya atau baik buruknya peradaban suatu masyarakat atau bangsa ditentukan oleh bagaimana pendidikan yang dijalani oleh masyarakat bangsa tersebut. Pendidikan juga merupakan tumpuan setiap bangsa dalam meraih masa depannya, bahwa pendidikan bertujuan untuk memberi bekal moral, intelektual, dan keterampilan kepada anak manusia agar mereka siap menghadapi masa depannya dengan penuh percaya diri. Selain itu pendidikan merupakan usaha sadar yang memiliki tujuan, yang tentunya memiliki suatu landasan.


Terkait pendidikan di Indonesia, yaitu janji kemerdekaan negara kita yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, janji itu adalah janji kita semua. Hanya ada sebagian dari wilayah Indonesia yang pendidikannya sudah telunasi oleh janji kemerdekaan Indonesia. Dengan pendidikan yang mereka dapat semoga mencapai kehidupan yang lebih baik untuk diri dan keluarganya. Tetapi, tidak sedikit saudara kita yang masih menunggu lunasnya janji itu. Mereka belum mendapat pendidikan yang layak belum terangkat kehidupan ekonomi dan sosialnya. Sebut saja beberapa daerah disudut negeri ini seperti, Kalimantan, Flores, Sulawesi, Papua dll. Kondisi mereka sangat jauh dibandingkan dengan kita yang berpendidikan dikota, belajar dengan fasilitas gedung yang tebaik, komputer memadai, perpustakaan yang lengkap dan bahkan dilengkapi dengan internet. Masih banyak yang tidak bisa saya sebutkan bahkan kondisi mereka jauh seperti apa yang seperti saya bayangkan.




A photo posted by kasmin arif ratuloli (@kasminarif) on
Berangkat dari kondisi pendidikan Indonesia yang masih sangat kurang saya dan kawan – kawan Universitas Respati Indonesia ingin membentuk sebuah organisasi relawan yang bergerak dibidang pendidikan. Relawan pendidikan ini kita sebut dengan URINDO MENGAJAR. Waktu itu saya sadar bahwa membentuk sebuah organisasi ini tidak mudah, kita memperlukan sebuah sumber daya manusia (SDM) yang kreatif, cerdas, cekatan, loyal, & total. Itu baru di SDM belum lagi soal dana atau duit. Waktu itu saya hanya menggandeng BEM URINDO untuk dijadikan salah satu program kerjanya maka dari situ saya mendapat anggaran yang lumayan untuk memulai organisasi ini. Setelah itu saya mencari sebuah target siswa atau sekolah yang akan kita berikan sedikit ilmu, pengalaman dari kuliah kita yang dikemas dalam bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oelh siswa sekolah dasar.





Read more

Cara Ampuh Hidup Hemat Anak Kuliahan / Anak Kost

2 komentar
Hiduup Mahasiswa, hehe

dulu saya sering sekali mengucapkan dengan lantang kalimat di atas, yaaa karena saya dulu sempat menjadi mahsiswa di salah satu Universitas swasta di Jakarta, namanya URINDO. kali ini saya akan membagikan sedikit pengalaman dari saya bahkan teman - teman mahasiswa yang dulu pernah menjadi anak kost. Silahkan minyaak eeeh nyimaak dengan baik tidak perlu banyak ngeluh kalo sudah selesai baca tinggal tinggalkan komentar yang baik, terima kasih.


Cara Ampuh Hidup Hemat Anak Kuliahan / Anak Kost.

1.   Masaklah Nasi Sendiri di Kamar dengan Memanfaatkan Rice cooker.

Cobalah untuk membeli jika belum mempunyai rice cooker, kamu bisa hemat makan dengan membeli lauk pauk sbg pelengkap makananmu. Jika kamu biasa makan dengan harga 10.000 sekali makan lengkap dengan nasinya maka kamu bisa hemat 3.000 sekali makan. Itu artinya setengah dari hemat tadi bisa kamu kumpulkan untuk membeli beras. Mungkin tidak terasa dampaknya jika 1 atau 2 kali makan tapi akan kerasa jika kamu melakukannya sebulan. Dan saya mau kasih kalo rice cooker anak kost bisa digunakan untuk masak mie rebus, wooow mantap bukan.

2.   Satu Kamar Kos diisi dengan dua Orang

Iyaaa ini merupakan cara yang sering digunakan untuk menghemat biaya penyewaan kos – kosan. Jika biaya satu kamar kos adalah 500 rb maka jika satu kamar diisi dengan dua orang biayanya pun bisa dibagi dua. Bulatkan lah biaya perorang menjadi 300 rb, maka kelebihan 100 rb digunakan untuk membeli pulsa listrik, sabun mandi, odol, dll. Kawan jika kita melakukan bersama maka akan tersasa ringan. Makan dari hasil rice cooker tadi juga bisa barengan selain hemat bisa terus menjaga silahturahmi.

3.     Kerjakanlah Tugas di Kampus

Kenapa di kampus ? contoh kamu bisa menghemat pemakain listrik yang digunakan untuk cash Hp atau laptop. Saya yakin kalo di kampus kamu bisa dapat ruangan ber AC, listrik gratis, wifi gratis, apalagi ada perpustakaan, tapi jangan cuci pakain juga yaa mentang – mentang air di kampus gratis . Kalo selama kamu kuliah 4 tahun menggunakan cara ini berarti kamu orang luar biasa.

4.     Selama Kuliah Jomblo Aja

 Loh ko gk boleh pacaran ? sebenarnya ini cara yang susah untuk dilakukan, karena saya sendiri tidak jomblo, hehe. Langsung aja kawan, begini kawan jika kamu pacaran maka duit yang kamu keluarkan pun kan 2 kali lipat, mulai dari pendekatan sampai putus semua perlu modal. Contoh jika kamu seorang pria akan sering mentraktir pasanganmu jika ingin makan, kecuali kamu tidak punya malu. Belum lagi mereka yang pacaran mempunyai cara untuk mengisi kegiatan mereka untuk terus bersama, seperti nonton bioskop, makan di tempat romantis, jalan – jalan ke tempat wisata dll. Naah kebayangkan itu belum semua loh saya sebutkan yang lebih parahnya lagi jika pasanganmu ulang tahun, kamu akan rela mengeluarkan lembaran - lembaran didompet agar doi bahagia dan kamu punya title romantis. Belum lagi kalo kamu punya pacar lebih dari satu, itu isi kantong pasti kering. Kecuali kamu tidak punya rasa malu. Maka saya sarankan untuk tidak mencari pasangan semasa kuliah.


5.     Mempunyai Jiwa Entrepreneurship
Mulai dari awal semester kuliah kamu harus mikirin gan, gimana caranya bisa dapat duit halal minimal dari lingkungan kampusmu. Coba kamu pikirkan apa aja kebutuhan primer sampai sekunder seorang mahasiswa, mulai dari makanan hingga aktivitas yang mahasiswa lakukan, kamu mesti mempunyai analisis yang baik. Contoh, “Jual Pulsa”, setiap mahasiswa pasti menggunakan handpone atau smartphone bahkan setiap satu orang menggunakan 2 nomor atau 2 Handphone, kebayangkan peluang dari setiap mahasiswa apalagi kamu mempunyai jiwa sosial dan pergaulan yang menarik, pulsamu akan habis terjual dengan cepat.


6.      Menabung

Menabung merupakan cara jitu yang sering dilakukan oleh setiap orang bukan cuman mahasiswa yang harus menabung. Untuk mahasiswa buatlah beberapa celengan kecil dimana celengan itu sendiri diberikan nama dan nama tersebut ialah target tabungan atau tujuan dari tabungan itu sendiri. Kamu bisa menabung dari 1000 s/d 5000 rupiah satiap harinya, dan yakinlah suatu saat tabungan itu akan bermanfaat untuk masa depanmu.

7.      Memburu Beasiswa
Cara seperti ini gampang kawan, caranya cuman 1 yaitu menjadi mahasiswa yang mempunyai IP / IPK tinggi di antara teman – teman satu angkatan. Ane yakin kalo kamu bisa terus mendapatkan IP tinggi mungkin selama kamu kuliah tidak akan pernah bayar.




Read more

Lulus Tepat Waktu atau Lulus pada Waktu yang Tepat ?

1 komentar
Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas atau setara kita sebagai seorang pelajar ada kalanya akan berpikir untuk menuntut ilmu lebih banyak lagi, salah satunya yaitu dengan kuliah. Iyaaa kuliah, yang dulu merupakan tingkatan belajar paling tinggi untuk mereka yang punya kekayaan tinggi. Tapi sekarang siapapun bisa kuliah dengan murah di kampus – kampus swasta.


Waktu SMA kita sering disebut siswa tapi setelah duduk di bangku kuliah yang cara belajarnya pun berbeda yang disebut seorang mahasiswa. Mahasiswa adalah siswa yang dengan cara berpikirnya pun berbeda dari siswa SMP maupun SMA. Yang dulu waktu SMA kita sering nongkrong yang gk jelas sekarang setelah mahasiswa kita punya tongkrongan yang jelas, jelas tujuannya maupun jelas cara pandangnya. Tongkrongan seperti itu sering saya sebut adalah organisasi mahasiswa, ada organisasi yang bergerak di bidang akademik atau non akademik.






Kuliah di kampus itu tidak hanya datang ke kampus, masuk kelas dan belajar bersama dosen tapi yang paling mahal ketika kuliah adalah sebuah pembentukan karakter seorang pelajar. Kalo hanya ingin mendapatkan ilmu tak perlu pergi kuliah cukup pergi ke warnet dan bayar 5000 rupiah kita akan mendapatkan ratusan halaman atau bacaan yang menambah ilmu kita. Tapi ketika di kampus cobalah untuk berpikir dengan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk belajar mulai dari akademik maupun non akademik, kita dituntut dalam keadaan apapun karena kita merupaka seorang pelajar yang disebut mahasiswa.

Tidak sedikit mereka mengatakan bahwa tujuan utama kita kuliah adalah mendapatkan gelar sarjana dengan waktu yang sesuai atau tepat waktu. Pernyataan seperti ini adalah pernyataan yang benar tetapi tidak sedikit pula mereka mahasiswa yang mengambil jalan aman hanya untuk terus berada pada posisi nyaman. Bahkan ketika mahasiswa yang mengikuti organisasi ada sebuah pernyataan dari mahasiswa lain yang tidak mengikuti organisasi bahwa “kuliah mereka pasti berantakan” atau “ mungkin mereka tidak lulus tepat waktu. Pernyataan seperti ini bukan hanya dilontarkan oleh mahasiswa tapi juga dosen ataupun rektorat. Mungkin iyaaa ada benarnya dari beberapa mahasiswa yang tidak mementingkan kuliah mereka tetapi asik bermain atau kumpul dalam organisasi hingga lupa tujuannya utamanya adalah kuliah. 


Dari beberapa sekian jumlah mahasiswa yang ikut organisasi tidak semua menggunakan waktunya mengikut organisasi, tetapi organisasi dijadikan tempat untuk mengisi waktu kosong untuk diisi hal yang bermanfaat dan berguna untuk mereka. Pemikiran inilah yang patut menjadi contoh dalam mengikuti organisasi.

Andaikan seluruh mahasiswa di Indonesia paham akan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mungkin Indonesia akan melahirkan pemuda yang berkualitas.

Pendidikan.
Penelitian dan Pengembangan.
Pengabdian Masyarakat.

Lulus tepat waktu memang menjadi tujuan awal seorang mahasiswa dan impian bagi orang tua kita, bahkan ada mahasiswa yang menggunakan berbagai cara dalam meluluskan dirinya mulai dari mencontek hingga soal ujian yag dibeli dari seorang dosen. Ketika hal itu terjadi maka apa yang akan kamu banggakan ? Sarjana kah, nilai IP kah atau Skill kah ?. tidak ada yang salah mahasiswa lulus tepat waktu dan tidak ada yang salah pun jika ada mahasiswa yang tidak lulus tepat waktu. Ada beberapa faktor yang mahasiswa yang tidak lulus tepat waktu ada karena malas, karena kerja, karena asik organisasi, tanggung jawab organisasi, atau ada juga yang nilainya anjlok karena berbagai macam hal.

Yang salah hanyalah mereka yang tidak mau memanfaatkan waktu dikampus dengan baik dan benar. Beda orang beda pendapat, beda mahasiswa beda prinsip. 





Read more